Talkshow Literasi STAIN Majene Dorong Penguatan Budaya Akademik Mahasiswa

Talkshow Literasi STAIN Majene Dorong Penguatan Budaya Akademik Mahasiswa

Majene, 2 Juni 2026 – Perpustakaan STAIN Majene bekerja sama dengan Yayasan Darputri, Nusa Pustaka, dan Analekta menyelenggarakan Talkshow Literasi bertajuk “Melek Literasi, Berani Berkarya” di Aula Smart Lab STAIN Majene, Selasa (2/6). Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengalaman dan inspirasi bagi mahasiswa dalam mengembangkan budaya literasi serta keberanian berkarya melalui tulisan.

 

Acara menghadirkan sejumlah narasumber yang aktif dalam dunia literasi dan kepenulisan, yaitu Dr. Dra. Sri Musdikaswati, M.Si, Irwan Syamsir, M.Hum., M.Sn., dan Atabiya Radhwa Sagaena Hasyim. Kegiatan dipandu oleh Muh. Ainun Najib sebagai moderator.

 

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua STAIN Majene, Muhammad Nasir, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif Perpustakaan STAIN Majene dalam menghadirkan ruang pengembangan literasi bagi sivitas akademika.

 

“Kami mengapresiasi apa yang dilakukan perpustakaan dalam rangka pengembangan budaya akademik,” ujar Muhammad Nasir saat membuka kegiatan.

 

Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya berfokus pada proses pembelajaran di kelas, tetapi juga perlu menghadirkan berbagai kegiatan yang mampu memperkuat tradisi akademik mahasiswa, termasuk melalui budaya membaca, menulis, dan berdiskusi.

 

Sementara itu, Kepala Perpustakaan STAIN Majene, Saddam Husain, S.Pd.I., M.A., menegaskan bahwa perpustakaan memiliki peran yang lebih luas dibanding sekadar menyediakan koleksi buku.

 

“Perpustakaan tidak hanya sebagai tempat membaca buku, tapi juga memiliki peran pengembangan budaya literasi bagi mahasiswa,” ungkapnya.

 

Ia menjelaskan bahwa kegiatan talkshow ini merupakan bagian dari upaya perpustakaan untuk menghadirkan ruang belajar yang lebih dinamis, sekaligus mendorong mahasiswa agar berani menuangkan gagasan dan pengalaman mereka dalam bentuk karya tulis.

 

Melalui tema “Melek Literasi, Berani Berkarya”, para peserta diajak memahami pentingnya literasi sebagai fondasi pengembangan diri dan kesuksesan akademik. Para narasumber berbagi pengalaman mengenai proses kreatif menulis, tantangan dalam berkarya, serta strategi membangun kebiasaan literasi di tengah perkembangan teknologi informasi.

 

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga selesai ini mendapat antusiasme dari mahasiswa dan peserta yang hadir. Selain memperoleh wawasan dari para pemateri, peserta juga mendapatkan sertifikat, makanan ringan, dan buku elektronik sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan budaya literasi di lingkungan kampus.

 

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Perpustakaan STAIN Majene berharap semangat membaca, menulis, dan berkarya dapat terus tumbuh sehingga memperkuat budaya akademik dan literasi di kalangan mahasiswa.